Klub Liga 1 Dilarang Menggunakan Pesawat Terbang, Ini Alasannya

Klub Liga 1 Dilarang Menggunakan Pesawat Terbang, Ini Alasannya
PT.LIB Perintahkan Klub Naik Bus

kedebola – PT Liga Indonesia (PT.LIB) melarang klub Liga 1 2020 menggunakan pesawat terbang saat bertanding di kandang lawan. Hal tersebut karena di tengah pandemi, mengandalkan transportasi udara adalah suatu yang sangat beresiko.

Sebagai gantinya, PT. LIB menyediakan dua bus buat masing-masing klub peserta Liga 1. Semua klub cuma boleh naik transportasi darat selama menjalani kompetisi yang digelar secara nonstop tanpa jeda, mulai 1 Oktober 2020-28 Februari 2021.

“Kami melihat transportasi udara belum stabil. Karena Kalau naik pesawat, bisa saja pesawat tujuan kota tertentu nantinya malah tidak ada penerbangan, ini akan memengaruhi jadwal (kompetisi),” tutur Akhmad Hadian Lukita selaku Direktur Utama PT. LIB.

Namun, klub-klub melontarkan keluhan terhadap kebijakan operator liga tersebut. Misalnya Persib Bandung yang khawatir perjalanan timnya bakal memakan banyak waktu.

Seperti melawan Persebaya Surabaya yang bermarkas di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, perjalanan Persib Bandung bisa memakan waktu hingga belasan jam.

“Memang ada beberapa klub protes (soal perjalanan jauh dengan bus). Pasti sekian puluh pertandingan memakan waktu yang panjang dalam perjalanan,” kata Akhmad Hadian Lukita sebagaimana dikutip dari detiksport.

“Recovery-nya juga harus lebih panjang, tapi transportasi darat yang paling memadai dari protokol kesehatan dan jadwal. Itu yang kita harapkan kepada klub,” ujarnya menambahkan.

Sebenarnya, PT.LIB sudah melakukan upaya-upaya untuk bekerjasama dengan beberapa maskapai pesawat untuk mengakomodir transportasi para klub Liga 1, namun tidak ditindaklanjuti lagi, karena sangat beresiko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *