PSMS Medan Merasa Di Beri Harapan Palsu Oleh PT.LIB

PSMS Medan Merasa Di Beri Harapan Palsu Oleh PT.LIB
Julius Raja – PSMS Medan

kedebola – Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja merespon kabar yang mengatakan timnya tidak jadi ikut serta dalam Piala Menpora 2021. Sontak dirinya kecewa jika batal bermain di turnamen pra musim tersebut.

Padahal opini PSMS Medan menjadi peserta Piala Menpora 2021 berawal dari PT.LIB sendiri yang menghembuskan.

“Kalau sampai kami tidak diikutsertakan, ya kami kecewa lah,” ujar Julius Raja dikutip Bolasport dari Tribun Medan.

“Sekarang kan gini, yang memberitahu kami ikut kan LIB dan disampaikanlah sama mereka meskipun secara tertulis belum kami terima,” tambahnya.

Sang sekretaris klub ini kemudian mengatakan bahwa saat itu pihaknya sempat mendapat undangan rapat virtual untuk membahas Piala Menpora 2021 ini.

Tak sampai di situ, pihak Menpora juga sudah meminta data para pemain PSMS untuk divaksin sebagai persiapan mengikuti turnamen.

“Kami diikutkan kemarin dalam virtual meeting dengan Menpora, dan mereka minta data pemain yang akan divaksin,” ujar Julius Raja.

“Segera mungkin data pemain sudah kami kirim supaya bisa mengikuti turnamen (Piala Menpora 2021).”

“Termasuk persiapan tim sudah dilakukan, tiba-tiba pas begini kami tidak diundang, kecewa saja,” tambahnya.

Julius Raja kemudian mewanti-wanti pihak penyelenggara apabila hari Senin (22/2/2021) pihaknya tidak diundang untuk konfirmasi lebih lanjut, maka PSMS Medan benar-benar akan kecewa.

Baca Juga yuk : Tidak Ikut Piala Menpora 2021, PSMS Medan Berpeluang Bubarkan Diri Lagi!

“Kalau Senin, kami tidak diundang, itu artinya kami kecewa, sayangkan, persiapan sudah bagus dan sebulan ini kami latihan,” ujar Julius Raja.

Sekretaris PSMS ini secara terang-terangan menyalahkan PT LIB dan PSSI dalam merencanakan turnamen.

Sebab, seharusnya sudah sejak awal diberitahu kepada seluruh klub Liga 2 bahwa akan disiapkan turnamen sendiri setelah Piala Menpora 2021.

Sebelumnya, keikutsertaan Sriwijaya FC dan PSMS dalam Piala Menpora 2021 memang sempat membuat iri klub Liga 2 lainnya sehingga menimbulkan protes.

“Memang kesalahan ada pada LIB dan PSSI, artinya diberitahu saja bahwa untuk ke depan baru ada turnamen pramusim untuk Liga 2,” ujar Julius Raja.

sumber : bolasport

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *