Wah! Kapasitas Penonton di Stadion Teladan Medan Akan Bertambah Banyak

Wah! Kapasitas Penonton di Stadion Teladan Medan Akan Bertambah Banyak
Wah! Kapasitas Penonton di Stadion Teladan Medan Akan Bertambah Banyak

kedebola – Stadion Teladan Medan, Kandang PSMS Medan dan juga Karo United akan ditambah kapasitas penontonnya dari 15 ribu menjadi 30-35 ribu.

Untuk mewujudkannya, proses administrasi anggarannya masih di didiskusikan terkait skema pembiayaan (penggunaan anggaran).

baca juga yuk -> Format Baru Liga 2, PSMS Medan : Semakin Berat Persaingan

Hal tersebut karena penambahan kapasitas Stadion Teladan Medan menggunakan 2 anggaran yakni APBN dan juga APBD.

Untuk penggunaan anggaran APBN, nantinya akan berkordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan juga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Agen Bola Terpercaya. vipbolapelangi.info
Agen Bola Terpercaya. vipbolapelangi2

“Kita sudah koordinasi dengan Kementrian Olahraga (Kemenpora) dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Alhamdulillah, kemarin sekitar sebulan lalu, Kemenpora sudah membawa surat rekomendasi kepada Kementrian PUPR. Lantaran untuk teknis pembangunan tetap menjadi tanggung jawab PUPR, sedangkan Kemenpora memberikan rekomendasi,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution sebagaimana dikutip dari bolahita.

baca juga yuk -> PSMS Medan Wajib Bayar Segini Untuk Pakai Stadion Teladan

“Saya sudah sampaikan progres pembangunan Stadion Teladan. Skema pembiayaan sharing, sebagian menggunakan APBN, sebagian lagi APBD Kota Medan seperti dilakukan membangun tanggul rob di Medan Belawan,” jelasnya.

baca juga yuk -> Lampu Hijau Dari Dispora Medan, PSMS Bisa Pakai Stadion Teladan

“Aturan ini bukan aturan atas nama Bobby Nasution, tapi Peraturan Daerah (Perda) No.3/2016. Perda ini sudah lama dan ada retribusinya. Jadi untuk menggunakan aset pemerintah, ada aturan yang harus dipenuhi. Apalagi aset yang digunakan ini bisa menjadikan PAD bagi Kota Medan. Itu poinnya, kita hanya menegakkan Perda, bukan hanya PSMS tapi klub-klub lain yang ingin menggunakan harus mengikuti Perda,” paparnya.

sumber : bolahita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *